Galeri Paturay Tineung SMPN 1 Kalijati

Sabtu, 18 Mei 2013. Lihat selengkapnya >>

Kata-kata Perpisahan Kelas IX 2012/2013

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN PELAJARAN 2013-2014

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

SMPN 1 Kalijati Lulus 100%

Alhamdulillah pada UN tahun pelajaran 2012/2013 Siswa Kelas IX SMPN 1 Kalijati lulu 100%. Selengkapnya...

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Mei 2013

Vaksin Dr.Salk Selamatkan Jutaan Anak di Dunia

Vaksin polio Salk digunakan di seluruh penjuru dunia untuk mencegah kelumpuhan pada anak, termasuk di Indonesia. 

 

Tahun 1952 diperingati Amerika Serikat sebagai masa kelam akan kesehatan anak-anak bangsanya. Sebabnya, pada tahun tersebut merupakan epidemik dari polio di mana terjadi 58 ribu kasus dan memakan korban tiga ribu nyawa.

Polio pada tahun tersebut disebut juga "kelumpuhan bayi" karena menyerang anak-anak. Hingga pada 26 Maret 1953, seorang peneliti medis bernama Jonas Salk mengumumkan penemuannya mengenai vaksin yang bisa melawan poliomyelitis --virus penyebab kelumpuhan pada polio.
Setelah melalui berbagai percobaan, Salk melakukan uji coba pertama kalinya pada manusia ke diri sendiri dan keluarganya. Ketika ini sukses dilaksanakan, Radio CBS mengumumkan penemuannya dan kemudian diterbitkan pada artikel medis Journal of the American Medical Association pada 1953.

Setahun kemudian, uji coba dengan vaksin Salk dan plasebo dimulai ke hampir dua juta anak sekolah di AS. Pada 1955, diumumkan bahwa vaksin tersebut efektif dan aman digunakan. Maka dimulailah suntikan vaksin secara nasional.

Berkatnya, kasus polio yang menyerang sistem saraf dan menyebabkan kelumpuhan, bisa turun hingga di bawah angka enam ribu. Vaksin polio Salk digunakan di seluruh penjuru dunia untuk mencegah kelumpuhan pada anak, termasuk di Indonesia. Perkembangannya terus berlanjut hingga ditemukan vaksin secara oral oleh peneliti lain, Albert Sabin.

Meski demikian, dunia tetap mengapresiasi jasa Dr.Salk. Ia dianugerahi beragam penghargaan, salah satu yang ternama adalah Presidential Medal of Freedom pada 1977. Dokter yang wafat pada 1995 ini juga mendirikan Salk Institute for Biological Studies yang hingga saat ini jadi pusat penelitian medis dan sains.
(Zika Zakiya. Sumber: History Channel)

2030, Diabetes Hantui Masyarakat Indonesia

Diabetes merupakan penyakit tidak menular yang kian meningkat prevalensinya di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

 

Perawatan dengan penanganan yang tepat dan disiplin penting bagi orang yang mengidap penyakit diabetes. Perusahaan farmasi Sanofi Group bersama dengan Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni), baru saja meluncurkan program pelatihan bagi dokter umum dalam diagnosis dan pengobatan diabetes.
Program ini merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah Indonesia menggandeng swasta dalam Kemitraan Pengendalian Diabetes (Partnership for Diabetes Control in Indonesia -- PDCI) di Indonesia.
Diabetes merupakan penyakit tidak menular yang semakin meningkat keberadaannya di seluruh dunia. Berdasarkan Federasi Diabetes Internasional, angka penyandang diabetes pada tahun 2010 telah mencapai 285 juta jiwa atau 6,4 persen dari populasi orang dewasa di seluruh dunia, dan diperkirakan akan terus meningkat sampai dengan 438 juta jiwa pada 2030 (sekitar 7,8 persen dari total populasi).
Sementara catatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di 2008 memperkirakan terdapat 8,4 juta jiwa penduduk Indonesia menderita diabetes. Angka ini pun akan mencapai 21,3 juta jiwa di tahun 2030. Itu menjadikan Indonesia ada di peringkat keempat di dunia sebagai negara yang mempunyai jumlah pengidap diabetes tertinggi setelah Cina, India, dan Amerika Serikat.
Menurut Direktur Penyakit Tidak Menular Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan, Ekowati Rahajeng, di Jakarta pekan lalu (3/5), faktor yang paling utama mengakibatkan jumlah ini terus berada dalam peningkatan adalah pola hidup tidak sehat. Serta hanya 20 persen yang disebabkan oleh faktor genetik.
Kemitraan melibatkan Sanofi dan Kementerian Kesehatan, juga Perkeni, PT Askes, dan American Diabetes Association (ADA). Diwujudkan dalam bentuk Train-of-Trainers dengan sasaran 5.500 tenaga kesehatan Indonesia: sebanyak 500 dokter spesialis penyakit dalam serta 5.000 dokter umum, selama jangka waktu lima tahun.
Para dokter spesialis tersebut nantinya berperan melatih dokter umum. "Sampai sekarang, kurang dari enam bulan sejak gelombang pertama pada September 2012, PDCI sudah berhasil meluluskan lebih dari 100 orang dokter spesialis penyakit dalam dari 50 kota di seluruh Indonesia melalui dua modul pelatihan yang diberikan," jelas Eric Ng, Presiden Direktur Sanofi Group Indonesia.

Ekowati juga menambahkan, diabetes dapat dicegah dengan cara mengembangkan dan mempertahankan kebiasaan yang baik dalam hal pola makan dan aktivitas fisik.
Maka, perawatan serius dan pengobatan yang berkelanjutan dinilai yang amat penting dalam menjaga kualitas hidup penyandang diabetes dan mengendalikan laju prevalensi.
Sebab penyakit diabetes dapat menjadi kronis serta menimbulkan komplikasi, yang paling umum seperti gangguan saraf, gangguan kardiovaskular, dan gangguan penglihatan berupa kerusakan pada retina mata.
"Saat ini diabetes-care di Indonesia masih terpusat di rumah sakit, dibandingkan luar negeri yang mampu melayani untuk diagnosis, pengobatan awal, dan monitoring pengobatan bagi para pasien diabetes. Hal ini terutama disebabkan kapasitas dokter dan infrastruktur di tingkat pelayanan primer memang belum memadai," ungkap Pradana Soewondo, Ketua Pengurus Besar Perkeni.
"Setelah diberikan pelatihan dalam program ini diharapkan masyarakat, khususnya para penyandang diabetes, bakal lebih mudah memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan melalui para dokter umum yang telah memiliki kapasitas itu," tutupnya.
(Gloria Samantha)

Jumat, 10 Mei 2013

Acrotholus, Spesies Dinosaurus Baru Sebesar Anjing

Dengan panjang sekitar 1,8 meter dan berat 40 kilogram, dinosaurus ini merupakan dinosaurus berbatok kepala tertua di Amerika Utara

 

Para ilmuwan akhirnya memberikan nama Acrotholus audeti pada seekor pachycephalosaur, atau spesies dinosaurus berbatok kepala asal Alberta, Kanada. Kepastian Acrotholus merupakan spesies baru ini dipastikan dari fosil-fosil terbaru yang ditemukan serta yang sudah didapat selama ini.
Dengan panjang sekitar 1,8 meter dan berat 40 kilogram, dinosaurus pemakan tumbuhan ini merupakan dinosaurus berbatok kepala tertua yang dijumpai di Amerika Utara, dan kemungkinan pula tertua di dunia. Detail lengkap mengenai Acrotholus audeti sendiri dipublikasikan di jurnal Nature Communications.
“Acrotholus menghadirkan informasi baru terkait evolusi dinosaurus berbatok kepala. Meski ia merupakan salah satu anggota tertua dari keluarga ini, secara mengejutkan, kubah tengkoraknya yang tebal sudah berkembang sangat baik pada era geologi tersebut,” kata David Evans, ketua tim penelitian.
Evans menyebutkan, yang lebih penting dari temuan ini adalah bahwa dari rekam jejak fosil yang didapat, hewan ini menunjukkan bahwa kita baru saja mulai memahami keanekaragaman dinosaurus pemakan tumbuhan berukuran kecil.
Nama Acrotholus sendiri memiliki arti “kubah tinggi”, mengikuti bentuk tengkorak kepalanya yang seperti kubah. Tengkorak kepala itu terdiri dari tulang padat dengan ketebalan lebih dari sepuluh sentimeter. Adapun audeti diambil dari nama Roy Audet, pemilik lahan di mana spesimen fosil dinosaurus ini pertama kali ditemukan tahun 2008 lalu.
Acrotholus berjalan dengan dua kaki. Tengkorak kepala yang berbentuk kubah di atas mata hewan ini kemungkinan digunakan untuk beradu kepala dengan sesamanya semasa hidupnya. Diperkirakan, Acrotholus sendiri hidup sekitar 85 juta tahun lalu.
“Kami memprediksikan bahwa akan ada banyak spesies dinosaurus kecil lain seperti Acrotholus ditemukan di masa depan jika para peneliti mau menyortir tulang-belulang hewan yang mereka temukan di lapangan,” kata Michael Ryan, kurator dari The Cleveland Museum of Natural History.
Temuan ini, kata Ryan, juga menegaskan betapa pentingnya para pemilik lahan seperti Roy Audet memperkenankan lahannya untuk diteliti oleh para ilmuwan agar bisa menghasilkan banyak temuan-temuan penting. Fosil-fosil Acrotholus Audeti sendiri mulai dipamerkan pada publik di Royal Ontario Museum, Kanada, per bulan Mei 2013 ini.
(Abiyu Pradipa. Sumber: Phys.Org)

Kamis, 11 Agustus 2011

10 Jenis Hiu Terbesar Yang Masih Hidup di Dunia Saat Ini



Terdapat 360 species yang terbagi dari 8 kelas ikan hiu. Beberapa jenis ikan-ikan hiu adalah pemangsa (predators) dan ada juga yang benar-benar jinak. Bentuk dari hiu ini pun berwariasi, ada yang besar, ada juga yang kecil. Di bawah ini adalah 10 jenis ikan hiu terbesar di dunia.

10. Bigeye Thresher Shark

Bigeye Thresher Shark
Jenis ikan hiu Bigeye Thresher, Alopias superciliosus, menempati urutan ke-10 jenis hiu terbesar di dunia. Hiu jenis Bigeye Thresher dapat di temukan di daerah laut khatulistiwa dan dapat di temukan di kedalaman 1.650 kaki di dasar laut. Hiu Bigeye Thresher mempunyai ciri khas berwarna abu keunguan dan dapat hidup sepanjang 15.1 kaki dan mencapai besar hingga 795 lbs (360.60 kg).

9. Bluntnose Sixgill Shark

beritaunik.net
Hiu Bluntnose Sixgill, Hexanchus griseus, adalah jenis hiu ke-9 terbesar di dunia dan sering di kenal dengan hiu sapi. Hiu Bluntnose Sixgill adalah jenis dari family Hexanchidae. Kebanyakan jenis dari saudara hiu ini sudah punah. Warna dari jenis hiu ini pun bervariasi dari warna coklat hingga mendekati hitam. Hiu-hiu ini dapat hidup hingga sepanjang 15.8 kaki, tetapi hiu lebih besar dengan jenis ini pun pernah terlihat.

8. Thresher Shark

beritaunik.net
Hiu ini jenis keturunan hiu besar yang dapat hidup sepanjang 18 kaki. Ini yang menyebabkan hiu Thresher menduduki posisi ke-8 hiu terbesar dunia. Hiu ini biasa nya hidup di perairan laut khatulistiwa dunia. Hiu Thresher seringkali terlihat ramping tetapi jangan tertipu oleh muslihat nya, karena hiu ini dapat mencapai berat hingga 1100 lbs (498.95 kg).

7. Great Hammerhead Shark

beritaunik.net
Great Hammerhead, Sphyma mokarran adalah hiu terbesar dari semua jenis hiu hammerhead yang dapat hidup sehingga 20 kaki. Great Hammerheads dapat di temukan di seluruh dunia layaknya hiu – hiu yang hidup di perairan khatulistiwa.
Berbeda dengan hiu lainnya, hiu Great Hammerhead ini merasa manusia sebagai bahaya, mereka (Great Hammerheads) bersifat sedikit lebih pemalu di banding hiu – hiu lain, dan sering kali terlihat menghindari manusia. Hiu Great Hammerhead terbesar yang pernah di tangkap oleh manusia adalah jenis betina dengan berat 1280 lbs (580,59 kg).

6. Greenland Shark

beritaunik.net
Hiu Greenland Shark dengan nama latin Somniosus Microcephalus atau di kenal dengan sleeper shark, gurry shark, ground shark, grey shark atau Inuit Eqalussuaq. Hiu ini adalah hiu yang besar dan dapat di temukan di sekitar perairan Atlantic utara, terlebih banyak di dekat Greenland dan Iceland.
Hiu jenis ini dapat hidup sepanjang 21 kaki dan hidup selama 200 tahun. Hiu jenis ini terkenal dengan binatang bertulang punggung yang pernah hidup terlama. Mereka cenderung hidup di kedalaman 6600 kaki di bawah permukaan laut, akan tetapi hiu Greenland ini pernah tertangkap kamera di laut dangkal serendah 24 kaki.

5. Pacific Sleeper Shark

beritaunik.net
Hiu Pacific Sleeper, Somniosus pacificus, adalah hiu terberat lainnya yang dapat hidup sepanjang 23 kaki dan berat hingga 800 lbs (362,87 kg). Satu hal yang membuat hiu jenis ini menarik adalah mereka adalah salah satu dari sedikit jenis hiu yang dapat di temukan di daerah bertemperatur rendah (daerah menghadap kutub). Mereka biasanya hidup di laut dalam, dengan kedalaman hingga 6500 kaki di bawah permukaan laut.

4. Tiger Shark

beritaunik.net
Tiger Shark, Galeocerdo Cuvier menempati urutan ke 4 hiu terbesar di dunia dengan panjang hingga 24.3 kaki. Hiu besar ini mampu hidup hingga 2000 lbs (907,18 kg) dan sangat terkenal dengan kekejamannya.
Tidak hanya memakan semua jenis kehidupan laut, tetapi mereka (Tiger) juga terkenal sering menyerang perenang. Sesuai namanya, hiu ini sangat mirip dengan corak harimau, mereka biasanya hidup di daerah perairan khatulistiwa, tetapi lebih cenderung di sekitar perairan Pacific.

3. Great White Shark

beritaunik.net
Great White Shark, Carcharodon Carcharias, adalah salah satu dari hiu yang terganas di dunia. Hiu ini dapat hidup sepanjang 26.2 kaki dan berat hingga 5000 lbs (2267.96 kg). Hiu Great White adalah hiu terakhir dari jenis spesies Carcharodon. Hiu ini dapat di temukan di dekat pantai di semua lautan, jadi jika kalian lagi liburan, pastikan untuk tidak berenang bersama jenis ini.

2. Basking Shark

beritaunik.net
Hiu Basking, Cetorhinus Maximus adalah salah satu hiu yang sangat besar dan menjadikan hiu basking ini menempati posisi ikan hiu terbesar ke 2 dunia. Hiu basking ini dapat hidup sepanjang 40 kaki dan pernah tertangkap dengan berat hingga 19 ton. Akan tetapi meskipun berbadan besar, hiu jenis ini cenderung lambat dan bukanlah predator / pemangsa.

1. Whale Shark

beritaunik.net
Whale Shark, Rhincodon Typus adalah hiu terbesar di dunia. Meskipun besar, hiu paus (Whale Shark) ini juga bukanlah pemangsa, mereka adalah hiu yang bergerak lambat yang hanya memakan phytoplankton atau binatang yang sangat kecil yang hidup di laut.
Hiu paus ini dapat hidup sehingga 41 kaki dan berat hingga 15 ton. Hiu paus ini sama seperti hiu lainnya yang dapat di temukan di sekitar laut khatulistiwa dan perairan yang hangat. Spesies yang berasal dari kehidupan 60 juta tahun yang lalu ini mampu hidup hingga 70 tahun lamanya.

Paus Biru, Hewan Terbesar di Dunia yang Masih Hidup


Tahukah anda hewan apa yang terbesar di dunia ini yang masih hidup sehingga bisa dilihat langsung dan dipelajari untuk bahan penelitian dan pengetahuan?
Tidak lain adalah Paus Biru (Blue Whale)
Paus Biru adalah mamalia berdarah panas, bernafas dengan paru-paru, melahirkan dan menyusui anaknya. Mamalia laut ini mempunyai ukuran berat dan volume yang luar biasa.
Paus biru dalam bahasa Inggris sering disebut sebagai Blue Whale, Pygmy Blue Whale, Sibbald’s Rorqual, Sulphur-bottom Whale. Sedangkan dalam bahasa latin, paus biru dinamai Balaenoptera musculus.
Linnaeus memberi nama paus biru dengan nama genus yang berasal dari kata Latin balaena yang berarti “paus” dan kata Yunani pteron yang berarti “sirip” atau “sayap.” Nama spesiesnya, musculus, adalah kependekan kata Latin mus yang berarti “tikus”. Kata “musculus”  bisa juga diartikan sebagai “otot”.
Paus Biru (Balaenoptera musculus) adalah mamalia laut yang masuk kedalam subordo Paus Balin. Paus biru mempunyai tubuh panjang dan lonjong dengan panjang tubuh mencapai 33 meter dan berat (massa) mencapai 181 ton atau lebih. Dengan ukurannya ini paus biru dipercaya sebagai hewan terbesar yang pernah ada di dunia.  Habitat Paus Biru tersebar hampir di seluruh samudera hingga memasuki abad 20. Selama lebih dari 40 tahun paus-paus tersebut diburu sampai hampir punah, sejak tahun 1966 dilindungi oleh komunitas internasional. Pada tahun 2002 diperkirakan ada 5.000 sampai 12.000 Paus Biru di seluruh dunia yang lokasinya terbagi dalam sedikitnya lima kelompok. Sebelum perburuan paus, populasi terbesarnya berada di Antartika, dengan jumlah diperkirakan 239.000 ekor.
Paus Biru dalam Film Findding Nemo
Warna punggung paus biru didominasi oleh warna biru kehijauan atau abu-abu dengan pembatas putih tipis. Sedangkan di bagian perut mempunyai warna yang lebih terang. Ujung kepala dan ekor umumnya berwarna abu-abu.
Paus biru memiliki kepala pipih berbentuk U. Di bagian atas kepala terdapat lubang untuk mengisap oksigen dan membuang karbondioksida. Ketika bernafas, paus mengeluarkan sebuah semburan kolom vertikal yang menakjubkan (seperti air mancur) dengan ketinggian mencapai 12 meter. Paru-paru paus biru dapat menampung udara hingga 5000 liter.
Paus mempunyai indera peraba dan pendengaran yang tajam. Ia mengetahui arah di dalam air dengan mengikuti gema suara yang dibuatnya. Selain sebagai alat navigasi, suara yang dihasilkan dipercaya juga sebagai bentuk komunikasi antar sesama dan untuk mendeteksi mangsa.
Hewan terbesar di dunia ini pun menyusui anaknya layaknya mammalia lainnya. Bedanya, air susu ikan paus biru agak berbeda dari yang kita kenal. Bentuknya agak padat dan sangat berlemak. Induk paus memiliki otot khusus di sekitar kelenjar susu. Ketika ikan paus menggerakkan otot ini, tekanan yang dihasilkan membuat induk tersebut mampu menyemprotkan air susu langsung ke dalam mulut bayinya.
Gambar Ilustrasi Perbandingan Ukuran:
Lidah Paus Biru memiliki berat sekitar 2.7 ton dan ketika paus biru membuka mulutnya diperkirakan dapat menampung 90 ton air. Jantungnya bermassa 600 kg & merupakan yang terbesar yang diketahui dari binatang manapun, hati (liver) nya bermassa 450 kg dan berat total darah yang mengalir di tubuhnya sebesar 6400 kg (6,4 ton) Aorta Paus Biru berdiameter sekitar 23 cm. Selama 7 bln pertama hidupnya, seekor anak Paus Biru minum kira-kira 400 liter susu setiap harinya. Anak Paus Biru bertambah berat secara cepat, sebanyak 90 kg setiap hari. Bahkan saat melahirkan, mereka memiliki massa 2,700 kilogram (sama seperti pertumbuhan penuh Kudanil)
Paus-paus tersebut selalu makan di daerah yang memiliki banyak krill, yang rata-rata makan antara 2000-4100 kg krill dalam satu hari, spesies zooplankton ini dimakan oleh berbagai Paus Biru dari satu samudra ke samudra lain.  Paus Biru juga mengkonsumsi ikan kecil, crustacea dan cumi-cumi yang secara kebetulan tertangkap dengan krill.

Free Music Online
Free Music Online

free music at divine-music.info